Hypertext Transfer Protocol (HTTP) adalah protokol komunikasi yang digunakan untuk mentransfer data antara client dan server di web. HTTP merupakan inti dari komunikasi internet modern, digunakan untuk memuat halaman web, API, dan layanan berbasis web lainnya.
HTTP pertama kali dikembangkan oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1989 bersama World Wide Web. Versi pertama HTTP/0.9 sangat sederhana, hanya mendukung permintaan GET. Seiring perkembangan, HTTP/1.0 dan HTTP/1.1 menambahkan fitur seperti header, status code, dan persistent connection. Versi terbaru, HTTP/2 dan HTTP/3, menghadirkan efisiensi dan keamanan yang lebih baik.
HTTP bekerja dengan model client-server. Client (misalnya browser atau perangkat IoT) mengirimkan request ke server. Server memproses permintaan dan memberikan response yang berisi data yang diminta. Komunikasi ini biasanya menggunakan port 80 (HTTP) atau 443 (HTTPS).
HTTP membantu user dalam mengakses berbagai web resources seperti halaman website, dokumen, video, dll. pada web server. User menggunakan browser agar dapat mengakses berbagai macam resource di dalam web server dengan menggunakan URL. Protokol HTTP membantu koneksi yang membantu user untuk web server dengan URL tersebut.
Contoh penggunaan http adalah saat kita mengunjungi https://iot.iqscampus.com/tm11.html
Melalui URL tersebut, protokol HTTP bertugas untuk mengirimkan permintaan (request) dan memberikan respon (response) dari request URL yang diberikan. Contohnya seperti menghapus (deleted), memperbarui (update), atau mengganti (replace) file yang ada di dalam server.
HTTP request merupakan aktivitas dimana client meminta data kepada server melalui alamat URL tertentu. Biasanya proses request dilakukan oleh client melalui web browser seperti Chrome, Firefox, Safari, dll.
Sistem HTTP Response merupakan sebuah aktivitas dimana server memberikan jawaban terhadap request yang dikirim oleh client sebelumnya. Respon yang diberikan oleh server setelah mengirimkan data yang diinginkan adalah mengirimkan status line atau response header.
Pada praktikum ini, kita akan membuat ESP32 melakukan request ke server menggunakan protokol HTTP.



#define BLYNK_PRINT Serial
#define BLYNK_TEMPLATE_ID "TMPL6U6c42CoJ"
#define BLYNK_TEMPLATE_NAME "DHT22"
#define LED 2
#include
#include
#include
#include "DHTesp.h"
const int DHT_PIN = 15;
DHTesp dhtSensor;
char auth[] = "o6bjtKyM0SGQSl7lFN7_Tz_Rg5ztNW0b";
char ssid[] = "Wokwi-GUEST";
char pass[] = "";
BlynkTimer timer;
BLYNK_WRITE(V0)
{
int pinValue = param.asInt();
digitalWrite(LED,pinValue);
}
void sendSensor()
{
TempAndHumidity data = dhtSensor.getTempAndHumidity();
Serial.println("Temp: " + String(data.temperature, 2) + "°C");
Serial.println("Humidity: " + String(data.humidity, 1) + "%");
Serial.println("---");
Blynk.virtualWrite(V0, data.temperature); //mengirimkan data ke Virtual pin di Blynk Cloud
}
void setup()
{
Serial.begin(9600);
Blynk.begin(auth, ssid, pass);
pinMode(LED, OUTPUT);
dhtSensor.setup(DHT_PIN, DHTesp::DHT22);
timer.setInterval(2000L, sendSensor);
}
void loop()
{
Blynk.run();
timer.run();
}
Tambahkan pembacaan kelembaban pada dashboard blynk.